|
297 Siswa SMA Ikuti Gebyar Apresiasi Karakter Siswa Indonesia |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 02 September 2010 17:24 |
|
Jakarta, Jumat (7 Mei 2010)--Sebanyak 297 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan 66 guru pembina OSIS perwakilan dari 33 provinsi...
mengikuti Gebyar Apresiasi Karakter Siswa Indonesia (Gebyar AKSI) mulai 6-12 Mei 2010 di Taman Wisata Wiladatika, Cibubur, Jakarta. Kegiatan ini merupakan wahana bagi siswa SMA untuk menggali, mengekspresikan, serta mengaktualisasikan kreativitas dan karakter dalam bentuk sikap dan perbuatan.
Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional (Dirjen Mandikdasmen Kemdiknas) Suyanto menyampaikan, anak-anak harus memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan agama. Pelaksanaan pendidikan karakter, kata dia, diselenggarakan baik dalam kurikuler maupun ekstrakurikuler. "Kegiatan kurikuler yaitu pada pelajaran Pendidikan Agama, akhlak mulia, kepribadian, dan Pendidikan Kewarganegaraan, " katanya usai membuka acara di Taman Wisata Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Jumat (7/5/2010).
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Kemdiknas-BKN Teken Peraturan Bersama Juklak Jabatan Fungsional Guru |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 02 September 2010 17:39 |
|
Jakarta, Kamis (6 Mei 2010)--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) bersama Badan...
Kepegawaian Negara (BKN) melakukan penandatanganan peraturan bersama tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.
Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh bersama dengan Kepala BKN Edi Topo Ashari di Kemdiknas, Jakarta, Kamis (6/5/2010).
Peraturan bersama ini juga berisi juklak jabatan fungsional pengembang teknologi pembelajaran dan angka kreditnya, serta juklak jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan dan angka kreditnya.
Mendiknas menyampaikan, juklak ini terbitkan guna memberikan penghargaan terhadap prestasi yang diraih. Pengakuan itu, kata Mendiknas, sangat penting karena ada orang yang prestasinya bagus, tetapi prestasi itu tidak diapresiasi. "Prestasi tadi seakan-akan tidak bisa kita kenal karena rumusnya tidak ada. Karena tidak dikenal tidak bisa kita berikan apresiasi," katanya.
Dengan diterbitkannya tiga juklak ini, kata Mendiknas setidaknya sudah bisa memberikan pengakuan terhadap prestasi. Selain itu, juklak ini terkait dengan promosi dan kenaikan pangkat. "Tidak kalah penting pegawai bisa merencanakan karirnya," katanya.
Edi mengatakan, dengan ditetapkannya tiga peraturan bersama ini, diharapkan agar pejabat yang berkepentingan dapat melaksanakan peraturan bersama ini dengan baik dan tertib. Terutama, kata dia, dalam pengembangan pembinaan karir pejabat fungsional. Lebih khusus lagi, lanjut dia, yang berkaitan dengan prosedur penilaian dan penetapan angka kredit pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan jabatan atau pangkat perpindahan dalam dan dari jabatan, serta pembebasan sementara dan pemberhentian dalam dan dari jabatan.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
Mendiknas Meluncurkan TBM@Mall |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 02 September 2010 17:38 |
|
Jakarta, Minggu (2 Mei 2010)--Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh...
meluncurkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Pusat Perbelanjaan atau disebut TBM@Mall pada Minggu (2/5/2010) di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta.
Kehadiran TBM@Mall ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat agar gemar belajar dan membaca. Upaya tersebut dilakukan dengan cara mendekatkan TBM di pusat-pusat fasilitas publik yang semakin semarak. Dengan adanya TBM@Mall, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat, serta lebih fleksibel meskipun hanya sambil berbelanja atau jalan-jalan di mall.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
Olimpiade Sains Siswa SD Tk.Prov. SULTRA 2009 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 27 Agustus 2010 13:05 |
|
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi hingga saat ini telah mengantarkan umat manusia ke suatu era kompetisi global di berbagai bidang kehidupan. Situasi demikian menuntut kita agar segera berbenah diri dan sekaligus menyusun program-program strategis dan prioritas guna menyongsong masa depan bangsa yang lebih berkualitas. Langkah/program utama yang harus dipikirkan dan direalisasikan adalah bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur,cerdas dan kompetitif.
Upaya tersebut harus ditempuh dengan strategi merealisasikan pendidikan yang berorientasi pada bagaimana agar peserta didik mampu berkreasi memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Kerena itu, paradigma pendidikan yang mengedepankan peningkatan kecerdasan, daya nalar, kreativitas, berpikir kritis, dan keunggulan harus diaplikasikan dalam setiap langkah pengembangan pembelajaran yang berorientasi ke masa depan dalam rangka melakukan penjaminan mutu pendidikan.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Sosialisasi Fasilitas Sisdiknas |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 27 Agustus 2010 13:03 |
|
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, tidak terlepas dari peran Pendidikan didalamnya. Salah satu yang kita kenal adalah Jejaring Pendidikan Nasional atau disingkat ‘JARDIKNAS’. Jardiknas merupakan payung sistem informasi di Departemen Pendidikan Nasional yang memiliki beberapa program. Hingga saat ini Jardiknas terus mengembangkan diri dan lebih memperluas jangkauannya hingga ke sekolah-sekolah.
Mulai tanggal 21 s.d. 23 April 2009 PIH menyelenggarakan Sosialisasi Fasilitasi Sistem Informasi Pendidikan (SIDIKNAS) di The Sunan Hotel Solo Jawa Tengah. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menghimpun informasi pendidikan dari berbagai sumber/jenis dan satuan pendidikan dengan memanfaatkan layanan website diknas.go.id serta menyepakati pengembangan jaringan kerja (network) pengelolaan informasi pendidikan. Pembukaan kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas M.Muhadjir. Hadir pula pada pembukaan tersebut Staf Khusus Mengkoinfo Prof. Suhono serta Kepala Dinas Dikpora Kota Surakarta Amsori.
Pusat Informasi dan Humas (PIH) Depdiknas secara terus menerus mengembangkan sistem informasi pendidikan nasional ditanah air, walaupun belum seluruh daerah dapat terlayani oleh sidiknas. Sidiknas ini sejak tahun 2007 telah mulai dilaksanakan dengan memberikan Sosialisasi dan perancangan konten website resmi pendidikan diseluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada tahun 2008 dilakukan evaluasi penggunaan webhosting yang diselenggarakan di Yogyakarta, lalu pada tahun yang sama diselenggarakan evaluasi penggunaan layanan webhosting diknas.go.id di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pada tahun 2009 ini Pusat Informasi dan Humas (PIH) menyelenggarakan Sosialisasi Fasilitasi Sistem Informasi Pendidikan Nasional di Solo-Surakarta-Jawa Tengah.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|